Sabtu, 29 Oktober 2011
Senin, 14 Februari 2011
Dean Thomas

| Dean Thomas Murid Hogwarts | |
|---|---|
| Jenis kelamin | Laki-Laki |
| Asrama | Gryffindor |
| Sekolah | Hogwarts |
| Keturunan | Kelahiran-Muggle |
| Aliansi | Laskar Dumbledore |
| Diperankan oleh | Alfred Enoch |
| Pemunculan pertama | Harry Potter dan Batu Bertuah |
Dean Thomas adalah karakter fiksi dalam seri Harry Potter karangan J.K. Rowling, teman sekamar Harry, sahabat Seamus Finnigan yang terkenal pandai menggambar memalsukan tanda tangan.
Dean berasal dari keluarga Muggle, terbukti dari tim sepak bola favoritnya adalah West Ham United. Rowling mengungkapkan dalam websitenya bahwa Dean dibesarkan oleh ibunya dan ayah tirinya, karena ayah kandungnya telah meninggalkan keluarga tersebut ketika ia masih kecil. Dean dibesarkan bersama sejumlah saudara tiri. Ketika Dean mendapat surat bahwa ia diterima di Hogwarts, ibunya mengira-ira bahwa ayahnya adalah seorang penyihir. Kenyataannya adalah, yang tidak pernah mereka ketahui, bahwa ayah Dean dibunuh oleh Pelahap Maut ketika ia menolak untuk bergabung dengan mereka. Rowling menuliskan cerita dimana Dean seharusnya mengetahui tentang hal ini dalam draf pertama Chamber of Secrets. Namun tidak jadi dimasukkan dalam cerita karena Rowling lebih menitikberatkan kisah tentang Neville, yang notabene lebih penting untuk plot utama.
Dalam Harry Potter and the Prisoner of Azkaban, kita tahu bahwa ketakutan terbesar Dean adalah potongan tangan yang merangkak-rangkak.
Tidak seperti Seamus, Dean mempercayai Harry bahwa Voldermort telah kembali dan menjadi anggota Laskar Dumbledore di tahun kelima. Di akhir tahun ajaran, dia mulai berkencan dengan Ginny Weasley sampai menjelang akhir tahun keenam. Menurut Hermione hubungan mereka sudah tidak mulus selama beberapa waktu tapi pemicu putusnya hubungan mereka kemungkinan sebagai akibat dari ramuan Felix Felicis yang diminum Harry, yang mulai menyukai Ginny di awal Half-Blood Prince. Di tahun ini Dean juga menjadi Chaser menggantikan Katie Bell yang dirawat di St. Mungo karena insiden kalung.
Beberapa orang berspekulasi bahwa nama Dean bersal dari Hutan Dean, yang – seperti banyak nama dalam seri Harry Potter – terletak di daerah dimana Rowling dilahirkan, Gloucestershire.
Untuk alasan yang tidak diketahui di Harry Potter and the Philosopher's Stone edisi Inggris, Dean Thomas tidak disebutkan dalam proses seleksi. Tetapi di edisi Amerika, kesalahan ini diperbaiki, dan dia dipanggil setelah Harry, dan sebelum Lisa Turpin.
Dalam film, Dean diperankan oleh Alfie Enoch.
Seamus Finnigan

| Seamus Finnigan Murid Hogwarts | |
|---|---|
| Jenis kelamin | Laki-Laki |
| Warna mata | Hitam |
| Asrama | Gryffindor |
| Sekolah | Hogwarts |
| Keturunan | Darah-Campuran |
| Aliansi | Laskar Dumbledore |
| Diperankan oleh | Devon Murray |
| Pemunculan pertama | Harry Potter dan Batu Bertuah |
Seamus Finnigan adalah karakter fiksi dalam seri Harry Potter karangan J.K. Rowling. Seamus satu angkatan dengan Harry dan berbagi kamar dengan Harry, Ron, Neville Longbottom dan Dean Thomas. Dean adalah sahabat karibnya.
Ibu Seamus adalah penyihir, dan ayahnya Muggle. Ayah Seamus tidak mengetahui bahwa istrinya penyihir sampai mereka menikah.
Dalam Harry Potter and the Prisoner of Azkaban, kita mengetahui bahwa ketakutan terbesar Seamus adalah Banshee, hantu wanita yang menampakkan diri atau melolong menandakan adanya kematian dalam keluarga.
Di Harry Potter and the Goblet of Fire, Seamus dan keluarganya menonton Final Piala Quidditch dan mendukung kesebelasan Irlandia, karena ia memang berdarah Irlandia. Saat Pesta Dansa Natal, ia pergi bersama Lavender Brown.
Karena pengaruh ibunya dan Daily Prophet, Seamus tidak mempercayai Harry di tahun kelima mereka, yang menyebabkan banyak ketegangan dalam asrama, pelajaran, maupun di ruang rekreasi. Tetapi ia akhirnya berubah pikiran setelah membaca wawancara Harry dengan The Quibbler dan diajak oleh Dean Thomas ke pertemuan Laskar Dumbledore pertamanya (dan terakhir).
Di akhir buku Harry Potter and the Half-Blood Prince ia bertengkar dengan ibunya, yang ingin membawanya pulang setelah kematian Dumbledore – akhirnya ibunya setuju ia tinggal sampai pemakaman Dumbledore. Hal ini mengindikasikan bahwa Seamus sebenarnya sangat menghormati Dumbledore – lebih dari yang ia perlihatkan di awal Harry Potter and the Order of the Phoenix.
Seamus diperankan oleh Devon Murray dalam film-film Harry Potter.
Sybill Trelawney

Sybill Patricia Trelawney (atau disebut Sibyll Patricia Trelawney di Amerika Serikat) adalah karakter fiksi yang muncul dalam novel serial Harry Potter karangan J.K. Rowling.
Trelawney tampil dengan dandanan nyentrik, memakai banyak gelang yang mencolok, jubah, dan syal yang dihiasi manik-manik yang berkilau. Dia juga mamakai kacamata berlensa tebal, yang menyebabkan matanya terkesan lebih besar. Trelawney senantiasa menggunakan intonasi lembut dan berkesan misterius ketika berbicara. Ruang kelasnya ada di Menara Utara Hogwarts, dimana api perapiannya selalu menyala dan ruangannya menguarkan bau parfum yang sering menyebabkan murid-muridnya pusing atau mengantuk.
Trelawney diperankan oleh Emma Thompson dalam film Harry Potter and the Prisoner of Azkaban.
Trelawney di Hogwarts
Trelawney adalah guru untuk pelajaran Ramalan di Sekolah Sihir Hogwarts. Harry, Ron dan Hermione (dan beberapa guru, khususnya McGonagall) yakin bahwa dia sebenarnya adalah penipu. Kredibilitasnya sebagai peramal seringkali diremehkan karena kebiasaannya meramalkan kematian salah satu muridnya setiap tahun – sesuatu yang tidak pernah terjadi (kecuali kematian Cedric, tapi juga tidak pernah disebutkan bahwa Cedric pernah mengambil mata pelajaran Ramalan).
Ketika Harry kelas tiga (pertama kalinya ia mengambil mata pelajaran Ramalan), segera saja dia menjadi obyek favorit Trelawney. Dalam setiap kelasnya, Trelawney selalu meramalkan kejadian buruk yang akan menimpa Harry, diikuti dengan kematian yang tragis (kecuali dalam satu kesempatan setelah Harry melakukan wawancara dengan Rita Skeeter dan dimuat dalam The Quibbler, Trelawney meramalkan bahwa Harry akan berumur panjang, punya 12 anak dan menjadi Menteri Sihir). Kebiasaan ini membuat Harry dan Ron sebal, bahkan Hermione akhirnya men-drop pelajaran ini di pertengahan semester. Harry dan Ron tetap menganmbil pelajaran ini sampai mereka kelas lima, ketika di ujian NEWT mereka tidak lulus, tapi tak satupun dari mereka yang menyesalinya.
Pada tahun 1996 (tahun kelima Harry), ia dikenai masa percobaan oleh Dolores Umbridge, Inkuisitor Agung Hogwarts. Hal ini menyebabkan Trelawney mengalami shock. Ia sering terlihat keluyuran di dalam kastil dengan botol sherry di tangannya dan bergumam tentang kekejaman Umbridge. Keadaan memburuk ketika Umbrigde mengusirnya keluar dari sekolah. Untunglah Dumbledore turun tangan dan meminta Trelawney untuk tetap tinggal di Hogwarts. Dumbledore mengkhawatirkan keselamatan Trelawney bila berada di luar kastil, karena Voldermort pastilah akan mencarinya sehubungan dengan ramalan yang pernah dibuat Trelawney. Untuk menggantikan Trelawney yang masih shock, Dumbledore mempekerjakan Firenze, salah satu centaurus dari Hutan Terlarang.
Setelah Umbridge tidak lagi bekerja di Hogwarts, Trelawney dapat menguasai dirinya dan mengajar kembali. Meskipun, biarpun dia sangat tidak menyukainya, dia harus berbagi dengan Firenze yang tetap mengajar Ramalan. Firenze tidak mungkin kembali ke Hutan karena dia dianggap pengkhianat oleh kaumnya ketika ia menerima tawaran bekerja dengan manusia.
Sebagai catatan, nama depan Trelawney sempat berubah. Dalam Harry Potter and the Prisoner of Azkaban sampai Harry Potter and the Order of the Phoenix, dieja dengan Sibyll. Tapi di Harry Potter and the Half Blood Prince tertulis Sybill. Meski demikian, kemungkinan ini hanya kesalahan – yang kemungkinan disengaja – oleh si pengarang. (Ini hanya muncul dalam edisi Amerika)
Ramalan
Trelawney berada di Hogwarts sejak tahun 1979, dan hanya membuat dua ramalan yang menjadi kenyataan. Keduanya berhubungan dengan Lord Voldemort. Ramalan yang pertama dibuat (atau secara tidak sadar dikatakannya) pada saat wawancaranya dengan Dumbledore untuk menempati posisi guru Hogwarts. Dia mengatakan pada Harry bahwa pada awalnya Dumbledore tampaknya tidak berminat, tapi pada akhirnya dia dipekerjakan. Trelawney tidak sadar bahw ia telah membuat ramalan, hanya ingat bahwa ia sempat merasa aneh, yang dikiranya karena ia belum makan. Selanjutnya Trelawney ingat bahwa pertemuannya dengan Dumbledore digerecoki oleh Snape. Ramalan yang kala itu dibuatnya berbunyi :
Yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Pangeran kegelapan sudah dekat…dilahirkan kepada mereka yang telah tiga kali menantangnya, dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh… dan Pangeran Kegelapan akan menandainya sebagai tandingannya, tetapi dia akan memiliki kekuatan yang tidak diketahui Pangeran Kegelapan… dan salah satu harus mati di tangan yang lain, karena yang satu tak bisa hidup sementara yang lain bertahan…Yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Pangeran kegelapan dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh…
Ramalan ini dipercaya mengacu pada Voldermort (sang Pangeran Kegelapan) dan Harry Potter (yang lahir pada tanggal 31 Juli). Pada saat itu, mungkin saja mengacu pada Neville Longbottom (yang lahir pada 30 Juli). Namun karena ramalan itu menyebutkan bahwa Pangeran Kegelapan sendiri yang menandainya sebagai tandingan, maka tidak salah lagi bahwa yang dimaksud dalam ramalan itu adalah Harry. Ramalan ini dibuat pada malam tanggal 31 Oktober 1981, ketika Harry secara luar biasa mampu bertahan hidup dari kutukan Avada Kedavra yang dilancarkan Voldermort. Dumbledore mengatakan pada Harry bahwa kekuatan yang tidak diketahui Pangeran Kegelapan itu adalah cinta, dan dia juga meyakini arti dari kalimat terakhir, bahwa Harry dan Voldemort harus saling membunuh.
Interpretasi ramalan ini sempat dipertanyakan. Kalimat ...dan salah satu harus mati di tangan yang lain, karena yang satu tak bisa hidup sementara yang lain bertahan… dalam bahasa Inggris tertulis …either must die at the hand of the other... . 'Either' disini diperkirakan mengacu pada dua orang (Harry dan Neville), sementara 'the other' mengacu pada pihak ketiga (Voldermort). Tapi J.K Rowling membantah spekulasi ini, dan dengan jelas mengatakan bahwa ramalan ini bukan tentang Neville. Sebagian ramalan ini dicuri-dengar oleh Severus Snape, dan ramalan yang utuh tersimpan dalam Ruang Ramalan di Kementerian Sihir. Namun ramalan yang tersimpan di Kementerian Sihir ini hancur ketika terjadi pertempuran di akhir buku Order of the Phoenix. Tidak dijelaskan seberapa banyak ramalan yang didengar Snape, atau yang disampaikan kepada Voldermort. Dumbledore mengatakan pada Harry di buku ke-6, bahwa hanya dia dan Harry yang mengetahui versi lengkap dari ramalan itu. Dan atas ijin Dumbledore, Harry menceritakan ramalan ini pada Ron dan Hermione.
Ramalan yang kedua berbunyi :
Akan terjadi malam ini, Pangeran Kegelapan terbaring sendirian tanpa teman, ditinggalkan oleh pengikut-pengikutnya. Abdinya telah dirantai selama dua belas tahun ini. Malam ini, sebelum tengah malam, si abdi akan bebas dan bergabung lagi dengan tuannya. Pangeran Kegelapan akan bangkit berjaya kembali dengan bantuan abdinya, lebih berkuasa dan lebih mengerikan daripada sebelumnya. Malam ini… sebelum tengah malam… si abdi akan bebas… untuk bergabung lagi dengan… tuannya…
Ramalan ini terpenuhi ketika identitas Peter Pettigrew yang sebenarnya teruangkap dan ia bisa melarikan diri untuk bergabung dengan Voldemort serta membantunya untuk bangkit kembali dalam Harry Potter and the Goblet of Fire.
Dalam Harry Potter and the Half-Blood Prince tampaknya ada indikasi bahwa Penglihatan yang diterima Trelawney kerap disepelekan. Dia mengeluh bahwa Dumbledore tidak mengindahkan peringatan-peringatannya. Dalam pertemuan singkatnya dengan Harry, dia menarik sehelai kartu dan berbisik …menara tersambar petir…Malapetaka. Bencana besar. Makin lama makin dekat… Tampaknya Trelawney secara akurat mendeskripsikan kematian Dumbledore di menara Astronomi, yang dalam buku tercantum dalam bab yang berjudul Menara Tersambar Petir.
Penggambaran dan Asal Usul Karakter
Rowling sering menegaskan bahwa dia tidak percaya sihir, dan tidak bermaksud mendorong pembacanya untuk percaya pada sihir. Dia menggambarkan Trelawney semacam penipu yang tidak memperoleh hasil apa-apa. Dan Dumbledore menekankan pada Harry bahwa takdirnya tidak ditentukan oleh ramalan. Ramalan tentang Harry dan Voldermort benar-benar terjadi karena respon Voldermort sendiri. Dia membunuh orangtua Harry yang mendorong Harry untuk melakukan konfrontasi seperti apa yang disebutkan dalam ramalan. Dan Harry tetap akan menghadapinya, meskipun ramalan itu tidak pernah dibuat.
Nama Sybill mengacu pada Sibyls dari tradisi Yunani-Romawi klasik, yaitu pendeta (oracle) yang membuat prediksi tentang masa depan yang sering tidak bisa dipahami sampai akhirnya benar-benar terjadi. Nama "Trelawney" kemungkina berasal dari lagu kebangsaan tidak resmi dari orang-orang Cornish di West Country dimana Rowling dibesarkan. Lagu ini dinyanyikan ketika terjadi protes dari sepuluh ribu orang Cornish untuk membebaskan seorang pastor lokal dari menara London. Cuplikan dari lagu itu :
"And shall Trelawney live? And shall Trelawney die? Here's twenty thousand Cornishmen will ask the reason why!"
Sebagai alternatif, kemungkinan nama Trelawney mengacu pada "Dr. Trelawney", karakter dalam novel serial karangan Anthony Powell, A Dance to the Music of Time. Karakter ini bersifat mistis dan seringkali mendapat penglihatan.
TWILIGHT



Twilight adalah sebuah seri novel karya Stephenie Meyer. Seri ini menggambarkan tentang tokoh utamanya, yaitu Isabella "Bella" Swan, seorang remaja yang pindah ke kota Forks, Washington yang kehidupannya berubah ketika ia bertemu dengan Edward Cullen, seorang vampir 'vegetarian'(tidak minum darah manusia). Seluruh isi seri Twilight itu diceritakan melalui sudut pandang Bella Swan dengan pengecualian epilognya Eclipse dan novel Breaking Dawn.
Jalan Cerita
TWILIGHT
Bella Swan baru saja pindah dari Phoenix, Arizona yang mayoritas bercuaca panas ke Forks, Washington yang mayoritas cuacanya hujan untuk tinggal bersama ayahnya, Charlie, setelah ibunya, Renée, menikah dan tinggal bersama suami barunya, Phil, seorang pemain bisbol. Setelah pindah ke Forks, Bella akhirnya tertarik pada seorang pemuda misterius yang tampan, yang merupakan teman sekelasnya di pelajaran Biologi, Edward Cullen, yang ternyata merupakan seorang vampir vegetarian (vampir yang meminum darah hewan, bukan manusia). Edward mempunyai kemampuan seperti halnya vampir yang lain (kuat, cepat, apabila terkena matahari langsung maka tubuhnya berkilauan dan pada saat tertentu matanya dapat berubah warna)selain itu edward juga mempunyai sebuah bakat untuk dapat membaca pikiran orang lain.tapi dia tak mampu membaca pikiran bella. Pada awalnya, Edward berusaha menjauhi Bella karena Edward selalu merasa tergoda jika menghirup aroma darah Bella. Akan tetapi lama kelamaan akhirnya Edward dapat mengatasi masalah tersebut dan kemudian mereka pun jatuh cinta satu sama lain, yang membuat sekolah membicarakan mereka. Suatu ketika, Bella diajak untuk melihat keluarga Cullen bermain bisbol. Tanpa disangka, tiba-tiba datanglah sekelompok vampir nomaden yang terdiri dari James (vampir dengan bakat melacak), Victoria (vampir dengan insting melarikan diri yang luar biasa hebat dan merupakan pasangan dari James), serta Laurent. Begitu bertemu dengan Bella, James sudah mulai mengincar darah Bella. Semua anggota keluarga Cullen bersatu untuk menyelamatkan Bella. Bella melarikan diri ke Phoenix, Arizona bersama Alice (vampir dengan bakat melihat masa depan) dan Jasper (vampir dengan bakat mengendalikan perasaan di sekitarnya dan merupakan pasangan dari Alice). Saat kabur ke Phoenix, Bella dijebak oleh James. Untungnya Edward dan keluarganya segera menyadari hilangnya Bella dan segera bergegas untuk pergi menyelamatkan Bella. Edward tiba tepat pada waktunya dan berhasil menyelamatkan Bella, setelah itu mereka segera kembali ke Forks dan mengikuti acara prom yang diselenggrakan oleh sekolah mereka.
NEW MOON
Edward dan keluarganya meninggalkan Forks karena Edward percaya bahwa mereka dapat menempatkan Bella dalam bahaya.Edward memberi alasan bahwa dia tidak mencintai bella lagi dan berharap agar gadis itu melupakan cintanya pada edward. Bella jatuh dalam depresi berat, sampai akhirnya ia menemukan sahabat baru yang merupakan seorang werewolf, Jacob Black. Jacob dan werewolf lain dari sukunya harus melindungi Bella dari Victoria, vampir yang berusaha membalas dendam akibat kematian pasangannya, James, dengan berusaha membunuh Bella, yang merupakan pasangan Edward Cullen yang telah membunuh pasangannya. Akibat suatu kesalah pahaman, Edward menyangka Bella sudah meninggal karena bunuh diri(Bella terjun dari tebing untuk mencari kesenangan). Edward pun memutuskan untuk menyusul Bella(edward pernah berkata bahwa dia tak bisa hidup jika bella tak ada) dengan meminta agar dirinya dibunuh oleh keluarga Voltury yang merupakan hakim di dunia vampir, tapi kemudian dihentikan oleh Bella dan Alice yang menyusul Edward ke Voltera, Italy. Mereka dipaksa menghadap klan voltury (Aro, Marcus, Caius), Voltury marah karena Bella terlalu banyak tahu tentang kehidupan vampir sedangkan dia sendiri adalah makanan yang sangat menggoda bagi para vampir. Berkat bakat Alice yang melihat bahwa Bella akan menjadi seperti mereka di masa depan, mereka pun bisa dibebaskan. Tetapi Voltury akan secepatnya mengecek keberadaan Bella sebagai vampir, kalau tidak seluruh keluarga Cullen pun terancam dihukum.Bella (yang sejak pacaran dengan Edward berharap diubah menjadi vampir)pun menyanggupinya dengan voting meminta persetujuan dari keluarga Cullen (yang telah kembali ke Forks).
ECLIPSE
Victoria, vampir yang dendam terhadap Bella pun berkeliaran di Forks untuk mencari celah membunuh Bella. Dia pun membuat suatu pasukan "vampir baru" untuk membantunya melawan Keluarga Cullen dan membunuh Bella. Sementara itu, Bella harus memilih antara hubungannya dengan Edward atau persahabatannya dengan Jacob(karna ternyata jacob cinta juga pada bella). Keluarga cullen dan Geng werewolf Jacob terpaksa bekerja sama untuk memusnakan vampir-vampir baru buatan victoria.Sehingga mereka sukses membasmi Victoria beserta pasukkannya. Jacob pun marah mengetahui pilihan Bella yang memutuskan menjadi vampir.Dia berusaha menyakinkan bella bahwa Bella itu juga mencintainya meskipun tidak sebesar cintanya kepada edward.namun bella menyadarkannya bahwa bella tidak akan sanggup hidup tanpa edward disisinya. akhirnya dengan berat hati ia merelakan hubungan Edward dengan Bella dan untuk beberapa saat dia pergi jauh dari hidupnya bella.
BREAKING DAWN
Bella dan Edward menikah, tapi bulan madu mereka terpotong setelah Bella mengetahui bahwa dirinya hamil. Kehamilannya berjalan amat cepat dan membuat Bella menjadi lemah. Ia hampir meninggal saat melahirkan putrinya yang setengah manusia dan setengah vampir, Renesmee(diambil dari nama Renee dan Esme), tetapi Edward menyuntikkan racunnya langsung ke jantung Bella sehingga berubah menjadi seorang vampir. Irina, vampir dari clan Denali tanpa sengaja melihat Renesmee dan Jakob saat dia berada di Forks. Lalu ia pun menyangka Renesmee sebagai "immortal child"--anak yang diciptakan oleh vampir.( Dalam dunia vampir, penciptaan anak-anak vampir sangat dilarang demi menjaga kerahasiaan mereka ). Kemudian Irina melaporkan hal tersebut langsung kepada Klan Volturi. Merasa was-was, Keluarga Cullen pun mengumpulkan vampir-vampir yang dapat menjadi saksi bahwa Reneesme bukan "immortal child". Berkat daya tarik Renesmee yang membuat semua vampir terpikat dan didukung dengan kemampuannya memperlihatkan semua yang ia alami hanya dengan menyentuh, maka mereka (para saksi) pun mengerti dan mau mendukung keluarga Cullen. Selain itu, sebagian dari mereka rela bertarung di pihak Cullen kalau diperlukan. Alice yang pergi bersama dengan Jasper pun kembali tepat pada saat Klan Voltury mulai menyerang Keluarga Cullen dan saksi-saksinya. Ia membawa bukti hidup keberadaan vampir sejenis Renesmee. Disaat yang sama, kekuatan Bella sebagai perisai adalah penolong kelompok Cullen karena menangkis segala serangan yang dilancarkan oleh Jane dan Alec. Dengan bukti hidup itulah keluarga Cullen dibebaskan dan hidup tenteram selama-lamanya.
Dalam novel ini sudut pandang sempat beralih kepada sudut pandang Jacob, yang menceritakan bagaimana kehidupan Jacob saat menemani Bella yang sedang sekarat dan bagaimana dia bernafsu membunuh Renesmee yang menurut Jacob telah membunuh Bella tetapi akhirnya Jacob malah mencintai Renesmee dan melindunginya mati-matian
TOKOH UTAMABella Swan—Adalah tokoh protagonis dari seri ini, Bella digambarkan sebagai gadis ceroboh dan "Magnet Bahaya". Ia juga diceritakan selalu memiliki rasa percaya diri yang rendah dan selalu merasa tak pantas di sisi Edward. Bella memiliki mata berwarna coklat, kulit pucat dan rambut hitam dengan semburat merah kalau terkena cahaya matahari. Ia imun terhadap kekuatan supernatural yang berkaitan dengan pikirannya, seperti kemampuan Edward untuk membaca pikiran. Setelah ia bertransformasi menjadi vampir di buku keempat, Bella mendapat kekuatan yang dapat membuat perlindungan bagi dirnya sendiri maupun orang di sekitarnya menjadi imun terhadap berbagai kekuatan supernatural lainnya.
Edward Cullen—Edward adalah vampir pertama yang diciptakan oleh Carlisle Cullen, dalam cara hidupnya mereka menyebut diri mereka sebagai vampir "vegetarian". Edward digambarkan memiliki rasa benci yang luar biasa pada Jacob Black yang juga mencintai Bella. Tetapi dalam Breaking Dawn, ia menganggap Jacob sebagai saudara dan juga teman bahkan sebagai keluarga alias menantu karena Jacob yang terimprit dengan Renesmee anaknya. Lebih vampir lainnya, Edaward memiliki kemampuan khusus diatas rata-rata; ia dapat membaca pikiran orang/vampi lain dalam jarak bermil-mil sekalipun, selain itu ia adalah yang tercepat dari anggota keluarganya. Bella imun terhadap kekuatannya ini, namun setelah berubah menjadi vampir, Bella dapat meruntuhkan pertahannannya tersebut jika ia suka.
Jacob Black—Adalah karakter pendukung di dalam novel pertama, Jacob diperkenalkan sebagai anggota dari suku Quileute. Ia muncul kembali dalam New Moon dengan peranan lebih besar, menjadi werewolf dan sahabat baik Bella yang dimana saat itu sedang mengalami depresi akibat ditinggalkan Edward. Meskipun ia jatuh cinta pada Bella, Bella mengangapnya hanya sebatas kawan baik dan ia pun memendam rasa yang sangat besar terhadap Bella. Di dalam Eclipse Bella sadar bahwa ia juga mencintai Jacob meskipun tak sebesar rasa cintanya pada Edward. Dalam Breaking Dawn, Jacob akhirnya menemukan belahan jiwanya yaitu putri dari Bella dan Edward, Renesmee, hal ini yang membuat Bella sempat menyerang/mencoba menggigit Jacob karena terkejut akan imprit yang dialami Jacob kepada anaknya.
Selasa, 08 Februari 2011
Walburga Black

| Karakter Harry Potter | |
| Walburga Black Ibu Sirius Black | |
|---|---|
| Jenis kelamin | Perempuan |
| Warna rambut | Abu-abu (berantakan) |
| Asrama | Slytherin |
| Sekolah | Hogwarts |
| Keturunan | Darah-murni |
| Aliansi | Keluarga Black, pada mulanya bersimpati dengan Lord Voldemort. |
| Pemunculan pertama | Harry Potter dan Orde Phoenix (sebagai lukisan gaib di rumah keluarga Black) |
Walburga Black adalah tokoh fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling. Ia adalah ibu dari Sirius Black dan sebelum meninggalnya merupakan pemimpin di rumah Keluarga Black. Namanya kemungkinan berasal dari nama Santa Walpurga (Katolik) dan hari perayaannya, Malam Walpurgis. Malam Walpurgis secara tradisional dikenal sebagai festival para penyihir. Sebagai informasi tambahan, dalam draft awal seri ini, para Pelahap Maut disebut sebagai Ksatria Walpurgis. Tidak seperti umumnya dalam keluarga Black, nama Walburga tidak berhubungan dengan nama bintang atau rasi bintang.
Walburga Black lahir pada tahun 1925 sebagai putri pertama dari tiga bersaudara anak Pollux Black dan Irma Black (Terlahir Irma Crabbe). Adik-adiknya adalah Alphard dan Cygnus Black. Ia menikah dengan sepupunya, Orion Black, dan mendapatkan dua orang putra, Sirius Black dan Regulus Black. Cygnus Black (Adik Walburga) dan Druella Black {Terlahir Druella Rosier) yang merupakan orang tua dari Bellatrix Lestrange, Andromeda Tonks, dan Narcissa Malfoy.
Pollux Black (ayah Walburga) memiliki tiga orang adik, Cassiopeia Black, Marius Black (Squib), dan Dorea Potter.
Setelah Sirius melarikan diri dari rumahnya, Walburga membakar nama Sirius dari pohon keluarga yang dipajang di sebuah permadani di rumah keluarga Black di Grimmauld Place Nomor 12, London. Ia juga menghapus nama adiknya Alphard, yang mewariskan uangnya kepada Sirius. Nama lain yang dihapus adalah nama Andromeda (putri Cygnus) gara-gara menikahi Ted Tonks, seorang kelahiran Muggle. Sirius membenci ibunya dan anggota keluarganya yang lain karena kefanatikan mereka akan kemurnian darah. Sirius Black dan Andromeda Tonks adalah 'Kelainan' di antara klan Keluarga Black.
Walburga juga adalah seorang yang fanatik akan kemurnian darah, dan memandang Muggle dan kelahiran Muggle sebagai kelas yang lebih rendah. Ia mendukung Lord Voldemort pada mulanya, tetapi berubah pikiran setelah ia mendapati bahwa Lord Voldemort juga membunuhi para penyihir berdarah murni sebagaimana Kelahiran-Muggle.
Walburga meninggal pada 1985 dan meninggalkan lukisan fotonya di Grimmauld Place Nomor 12, menempel di dinding dengan Mantera Penempel Permanen. Lukisan ini selalu meneriakkan cercaan kepada para anggota Orde Phoenix, termasuk putranya sendiri Sirius, setelah mereka menjadikan rumah itu sebagai markas besar Orde.
Kreacher, peri rumah keluarga Black tampak sangat memuja Walburga sebagai pemiliknya. Kreacher mewarisi juga sikap fanatik akan kemurnian-darah dari majikannya. Kreacher merasa depresi dan kecewa berat karena setelah kematian majikannya, ia terpaksa menjadi milik Sirius (yang dianggap sebagai darah-pengkhianat) dan apalagi setelah kematian Sirius, ia terpaksa menjadi milik Harry Potter (yang berdarah-campuran).
Dalam lukisan fotonya, Walburga tampak sebagai perempuan histeris bertopi hitam dengan mata yang berputar-putar dan wajah berwarna kuning yang tertarik tegang.